Menarik, unik, asik plus menambah wawasan! Ada ya? Ada dongg…

Kemarin (26/1) kami satu kelas kedatangan tamu yang… unik. Namanya Kak Umbu. Dia, banyak traveling dan memiliki minat dalam bidang fotografi. Kebetulan, kemarin ini dia sedang ada di satu kota dengan kami. Aku tinggal di Bandung, otomatis ia ada di Bandung juga.

Awalnya, keadaan kelas cukup berisik. Tapi, seiring Kak Umbu masuk ke kelas semuanya jadi hening. Aku sendiri juga ikut hening karena aku cukup kaget melihat gaya berpakaian Ka Umbu yang bisa dibilang unik. Ia memakai baju bergambar wajah macan (sejenis macan mungkin), di kepalanya dililitkan ikat kepala yang bercorak indah juga. Katanya, ikat kepala tersebut melambangkan suatu budaya di kampung halamannya, Sumba. Kami mengobrol cukup banyak, tentang banyak hal juga. Ada tentang arti sebuah nama, salah satunya adalah nama Indira yang berarti biru, ada juga obrolan mengenai jati diri kita. Atau kekhasan diri kita yang bisa saja diubah setiap harinya, dan yang paling melekat dalam otakku adalah obrolan mengenai ‘out of comfort zone’ dan mengenai ilmu fotografi yang ia miliki.

Out of comfort zone adalah hal pertama yang ingin aku bahas, Kak Umbu bilang dengan keluar dari zona nyaman kita bisa menemukan jauh lebih banyak hal yang unik, menarik, bisa menambah wawasan dan bertemu dengan banyak orang baru. Namun, ia juga menegaskan bahwa bila kita keluar dari zona nyaman bukan berarti kita perlu tetap berada di luar zona nyaman. Bila kita membutuhkan zona nyaman tersebut, kita berhak untuk kembali. Seperti contohnya bila kita sedang memiliki masalah dan kita membutuhkan dukungan oran tua, kita bisa kembali ke rumah, bercerita mengenai masalah kita dan baru setelahnya kita bisa keluar lagi. Jadi intiya, bila kita membutuhkan zona nyaman, kita perlu kembali ke sana. Namun bila kita bisa tetap berada di luar zona nyaman, kita bisa terus berada di sana dan menghabiskan waktu bersama dengan budaya baru, orang baru, wawasan baru dan sekian banyak hal baru.

Hal kedua yang aku dapatkan dari Kak Umbu adalah mengenai fotografi, aku memang sedang tertarik dengan seni yang satu ini (walaupun aku terkadang masih suka malas untuk mencari tahu lebih banyak lagi hal ini), dan aku juga masih terhitung baru atau beginner dalam bidang ini. Ilmu yang aku dapatkan dari Kak Umbu ada banyakkkkk sekali, ia bilang bahwa fotografi itu bukan hanya mengenai memotret satu objek lalu pergi begitu kita puas dengan hasilnya. Fotografi itu jauh lebih baik dan dalam daripada itu, di dalam fotografi kita harus berada di dalam situasinya. Merasa dengan benar apa yang sedang terjadi, berada di ‘dalam’ situasi tersebut. Baru setelahnya kita memotret, secara terus menerus hingga kita mendapatkan hasil yang memuaskan. Memuaskan dalam artian bahwa kita juga bisa merasakan kembali momen tersebut dari sebuah jepretan, setelah kita keluar dari tempat tersebut.

Selain mengajarkan kami banyak hal mengenai ilmu fotografi, ia juga memperlihatkan banyak foto-foto hasil jepretannya dari berbagai tempat. Ada yang dari kampung halamannya, ada yang dari Bali ada yang dari Jogja dan dari sekian banyak tempat yang sudah ia kunjungi. Hasil-hasil foto miliknya ada yang menyentuh hatiku, ada seorang ibu yang sedang menggendong bayinya, atau seorang nenek yang sedang berjualan. Momen yang ia ingin abadikan, benar-benar berhasil. Aku merasakan lelah yang dirasakan nenek tersebut, atau justru cinta yang disalurkan dalam pelukan seorang ibu ke anaknya. Indah sekali. Lalu aku pun berfikir, kapan ya aku bisa memotret sepertinya? Kita lihat saja nanti, bagaimana hasil fotoku nanti.

Selain cerita-cerita unik yang ia sampaikan, ada satu yang aku lewatkan. Tahukah kalian arti nama Kak Umbu? Di kampung halamannya, Umbu memiliki arti anak lelaki. Lucu ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s